Bagi loe pade yang punya teman orang Ambon ato
mungkin loe lagi kebingungan ama teman loe yang kalo bicara cepat banget sampe
susah dimengerti? Gua bakal bantuin loe pade, untuk memahaminya.
Gini bro/sist… Orang ambon memang special (bukan karna gua ada keturunan ambon jadi gua
bilang begitu). Suara yang merdu, kulit coklat eksotis ditambah lagi keturunan
campuran Portugis, Spanyol, Belanda, Arab dan India membuat teman loe yang
etnis ini tambah special lagi. Bahkan sering salah kira sama orang-orang. Pikirnya
dia itu orang india/arab yang nyasar di kampus loe. Padahal tau-taunya si dia itu
adalah anak ambon yang lagi berjuang di perantauan. Heheheeeeee……
Satu hal yang sering ditanyakan ama
teman gua kenapa kalo gua ngomong ama kawan-kawan gua yang orang ambon gaya bicaranya
cepat banget dan bernada bahkan ada campuran bahasa asing kayak Jerman atau Belanda.
Heheheeee sebenarnya itu sesuatu hal yang biasa
bagi orang ambon mengingat Maluku adalah bekas jajahan eropa dan pusat
rempah-rempah di zaman dahulu sehingga terjadilah yang namanya Akulturasi
soasial dan budaya. Berikut beberapa kosa kata yang sering di pakai sama orang
ambon kalo lagi ngomong,
Maar
: artinya “Tapi” adalah kata serapan dari bahasa Belanda.
Dangke
: Berasal dari bahasa belanda “Dank Je” yang berarti Trima kasih
Beden
: Berasal dari bahasa belanda “Bidden” yang berarti berdoa
Voor
: merupakan serapan dari bahasa belanda yang berarti “untuk”
Karja
Trop : hehe kalau ini asal katanya adalah “Roeps” atau kerja rodi. Biasanya dipakai
untuk menjelaskan suatu pekerjaan berat yang cukup menguras tenaga
Brod
: asal katanya dri bahasa belanda “Brood” yang berarti roti. Namun dipakai
untuk kata ejekan bagi seseorang yang termenung sampai wajahnya mengkerut.
Meneer
& Mevrouw : Tuan dan nyonya
Fam
: Sebutan untuk marga bagi orang Maluku. Berasal dari bahasa belanda “familiename”
Selain
itu ada juga ada kata-kata yang pure merupakan
bahasa melayu Ambon maupun bahasa Tana
(Rumpun bahasa Pasifik Melanesia). Berikut ini adalah beberapa kosa kata yang bias
saya bagikan pada kesempatan ini.
Mikang
: kalau mau diartikan kurang lebih artinya “Emang” / “Kamu pikir…..”
Akang
: Merupakan kata ganti untuk objek “benda” yang menjadi objek pembicaraan.
Mena-Muria
: Banyak muncul kesalahpahaman yang telah terlanjur menyebar menyebabkan banyak
orang salah kira tentang kata ini. Banyak orang menganggap kata ini merupakan kata lambang pemberontakan atau
separatis RMS. Namun sebenarnya kata-kata ini telah lama digunakan oleh masyarakat
Maluku (Seram, ambon lease) sebagai slogan Persatuan yang juga member semangat
bagi setiap orang dalam perang ataupun sewaktu mendayung Perahu Arumbae/Belang.
Arti kata ini adalah satu untuk semua dan semua untuk satu.
Siwarima/Siwalima
: Merupakan kata dari bahasa Tana. Kata ini terbentuk dari Uli siwa & Uli
lima, Pata siwa & Pata Lima, Lorsiu & Lorlim. Yang merupakan
persekutuan negeri-negeri sebelum zaman Penjajahan di Maluku yang kemudian
disatukan dalam sebuah kata yang berguna untuk menujukan kesatuan hati dan
tekat sebagai orang Maluku yang bersatu untuk
berjuang dan membangun tanah Maluku.
Upu
: Tuan, Tuhan, Dewa. Merupakan kata yang berasal dari bahasa asli Maluku bahasa
Tana.
Oke. Sekian dulu postingan saya kali ini. Semoga Bermanfaat
-MOLVCA
