Selasa, 05 Juli 2016

Mengenal Amboina Lebih Dekat


Bagi loe pade yang punya teman orang Ambon ato mungkin loe lagi kebingungan ama teman loe yang kalo bicara cepat banget sampe susah dimengerti? Gua bakal bantuin loe pade, untuk memahaminya.
            Gini bro/sist…  Orang ambon memang special (bukan karna gua ada keturunan ambon jadi gua bilang begitu). Suara yang merdu, kulit coklat eksotis ditambah lagi keturunan campuran Portugis, Spanyol, Belanda, Arab dan India membuat teman loe yang etnis ini tambah special lagi. Bahkan sering salah kira sama orang-orang. Pikirnya dia itu orang india/arab yang nyasar di kampus loe. Padahal tau-taunya si dia itu adalah anak ambon yang lagi berjuang di perantauan.  Heheheeeeee……
         Satu hal yang sering ditanyakan ama teman gua kenapa kalo gua ngomong ama kawan-kawan gua yang orang ambon gaya bicaranya cepat banget dan bernada bahkan ada campuran bahasa asing kayak Jerman atau Belanda. Heheheeee sebenarnya itu sesuatu hal yang biasa  bagi orang ambon mengingat Maluku adalah bekas jajahan eropa dan pusat rempah-rempah di zaman dahulu sehingga terjadilah yang namanya Akulturasi soasial dan budaya. Berikut beberapa kosa kata yang sering di pakai sama orang ambon kalo lagi ngomong,

Maar : artinya “Tapi” adalah kata serapan dari bahasa Belanda.
Dangke : Berasal dari bahasa belanda “Dank Je” yang berarti Trima kasih
Beden : Berasal dari bahasa belanda “Bidden” yang berarti berdoa
Voor : merupakan serapan dari bahasa belanda yang berarti “untuk”
Karja Trop : hehe kalau ini asal katanya adalah “Roeps” atau kerja rodi. Biasanya dipakai untuk menjelaskan suatu pekerjaan berat yang cukup menguras tenaga
Brod : asal katanya dri bahasa belanda “Brood” yang berarti roti. Namun dipakai untuk kata ejekan bagi seseorang yang termenung sampai wajahnya mengkerut.
Meneer & Mevrouw : Tuan dan nyonya
Fam : Sebutan untuk marga bagi orang Maluku. Berasal dari bahasa belanda “familiename”


Selain itu ada juga ada kata-kata yang pure merupakan bahasa melayu Ambon maupun bahasa Tana (Rumpun bahasa Pasifik Melanesia). Berikut ini adalah beberapa kosa kata yang bias saya bagikan pada kesempatan ini.

Mikang : kalau mau diartikan kurang lebih artinya “Emang” / “Kamu pikir…..”
Akang : Merupakan kata ganti untuk objek “benda” yang menjadi objek pembicaraan.
Mena-Muria : Banyak muncul kesalahpahaman yang telah terlanjur menyebar menyebabkan banyak orang salah kira tentang kata ini. Banyak orang menganggap kata  ini merupakan kata lambang pemberontakan atau separatis RMS. Namun sebenarnya kata-kata ini telah lama digunakan oleh masyarakat Maluku (Seram, ambon lease) sebagai slogan Persatuan yang juga member semangat bagi setiap orang dalam perang ataupun sewaktu mendayung Perahu Arumbae/Belang. Arti kata ini adalah satu untuk semua dan semua untuk satu.
Siwarima/Siwalima : Merupakan kata dari bahasa Tana. Kata ini terbentuk dari Uli siwa & Uli lima, Pata siwa & Pata Lima, Lorsiu & Lorlim. Yang merupakan persekutuan negeri-negeri sebelum zaman Penjajahan di Maluku yang kemudian disatukan dalam sebuah kata yang berguna untuk menujukan kesatuan hati dan tekat sebagai orang Maluku  yang bersatu untuk berjuang dan membangun tanah Maluku.
Upu : Tuan, Tuhan, Dewa. Merupakan kata yang berasal dari bahasa asli Maluku bahasa Tana.

Oke. Sekian dulu postingan  saya kali ini. Semoga Bermanfaat
-MOLVCA