Minggu, 01 Mei 2016

Puisi Panas Pela

Kawanku yang setia
Takan ku lupa janji leluhur kita
Tangisan dan perjuangan yang teringat
Pancaran siwalima yang kita ikat

Tifa dan kapata kumainkan bersama
Bergema  alunan  merdu penuh irama
Sungguh bahagia hatiku
Menyambut engkau yang kurindu



PENJELASAN :
Bagi orang maluku, Panas Pela adalah salah satu upacara adat yang sangat penting untuk mengingat kembali peperangan yang dulu pernah terjadi sehingga upacara ini hidup di tanah maluku sebagai tanda jalinan persaudaraan antar negeri-negeri di maluku yang dulu pernah berperang. Biasanya diadakan 5 tahun sekali di negeri-negeri adat (kerajaan) di maluku.
Siwalima : semboyan orang maluku yang berarti semangat persatuan dan perdamaian.
Kapata : Nyanyian-nyanyian orang maluku dalam bahasa asli maluku (bahasa tana), contohnya (Somba-somba upu somba siwarima o, nunusaku o somba, somba-somba upu oo... )
Tifa : Alat musik pukul dari maluku yang berbentuk gendang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar